Aceh
Yang Terulang
Oleh : Fahmi Reza
Oleh : Fahmi Reza
Sesaat awan kembali ke
peraduan sepi
Bayangan masa lalu menghampiri
Menepis senyum
Menepis harapan
Bayangan masa lalu menghampiri
Menepis senyum
Menepis harapan
Dulu, kulihat
orang-orang yang sengsara
Menangis dan ketakutan
Merintih dan kesakitan
Mengukir kehidupan yang menyesatkan
Dulu, dentuman peluru
Mengguncang gemuruh dalam hati
Dulu, salah satu kematian mereka terbunuh
Lumuran darah menjadi saksi bisu
Menangis dan ketakutan
Merintih dan kesakitan
Mengukir kehidupan yang menyesatkan
Dulu, dentuman peluru
Mengguncang gemuruh dalam hati
Dulu, salah satu kematian mereka terbunuh
Lumuran darah menjadi saksi bisu
Tapi sekarang
Mengapa kau bakar air mata yang mengering
Mengapa kau cambuk hati yang tenang
Mengapa kau bungkam mulut yang benar
Mengapa kau bakar air mata yang mengering
Mengapa kau cambuk hati yang tenang
Mengapa kau bungkam mulut yang benar
Tapi sekarang
Kau telah khianati negeri ini
Kau telah kacaukan perdamaian ini
Oh .. Aceh ku sayang
Aceh ku malang
Kau telah khianati negeri ini
Kau telah kacaukan perdamaian ini
Oh .. Aceh ku sayang
Aceh ku malang
Sepertinya hukum
kematian manusia
masih terus berlaku
Karena saudara telah menjadi musuh
Lhokseumawe, 4 April 2014.
masih terus berlaku
Karena saudara telah menjadi musuh
Lhokseumawe, 4 April 2014.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar