Goresan pena : Fahmi Reza
Langit mendung udara nyaman
Namun ketika itu seorang anak lelaki
Yang suci dari segala dosa
Menabuh nasib di pangkuan tuhan
Ketika itu tepat pukul tujuh pagi
Seorang anak lelaki berusia tujuh tahun
Harus terpuruk di dalam jeruji
Bersama tujuh anak yang lain
Haii para penegak hukum
Dimana hati nurani mu
Mengapa pada tujuh menit yang lalu
Anak itu kau hukum tujuh tahun lamanya
Dalam jeruji penjara ia kedinginan
Tak layak ia berada di sana
Dekapan seorang ibu yang ia perlukan
Haii para penegak hukum
Di tanggal tujuh
Bulan tujuh
Pukul tujuh
Lebih tujuh menit
Masihkah ia di sana

Tidak ada komentar:
Posting Komentar